VS ISRAEL-AMERIKA


Anda tahu Negara Israel. Negara yang telah merusak bangunan-bangunan. Dan tidak hanya sekedar bangunan yang ia hancurkan yang tak lain adalah MASJID. Sungguh biadab bukan. Ini bukan sudah pelecehan agama lagi, ini sudah menyatakan bahwa ia ingin menghancurkan agama Allah yaitu ISLAM.
Dan anda tahu Amerika. Negara yang telah mendukung agresi militer ISRAEL ke PALESTINA secara langsung. Berarti Amerika secara tak langsung berniat menghancurkan ISLAM. Maka dari itu, kita kuatkan tekad kita, kita mantapkan hati kita, Dan ikutlah bersama saya untuk berjuang dalam PEPERA (Perang Penghancuran ISRAEL-AMERIKA). Janganlah anda membantu mereka dengan membayar uang anda kepada perusahaan buatan mereka, Karena saya mendengar dari seseorang dan saya lupa namanya. Ia mengatakan,”Anda membeli kopi di Starbucks, sama saja anda menyumbang satu peluru untuk menghancurkan PALESTINA. Maka teriakkan kata-kata anda di sini untuk bersatu dalam PEPERA ini dalam melawan kebiadaban mereka… ALLAHUAKBAR

CATATAN PERJALANAN DEWA (CaPeDe): BERJALAN DI JAKARTA Bag 2

Ini lanjutan dari postingan saya yang sebelumnya. Bagi yang belum baca, silahkan baca CaPeDe bag 1. Oke setelah semua sudah dirasa lengkap, saya bersama para teman saya yang kelihatannya seperti hewan peliharaan yang sedang digembalakan tanpa pandang bulu menerobos langsung untuk masuk busway. Tapi yang dilakukan sia-sia karena KITA TIDAK DAPAT TEMPAT DUDUK……DOOOONG. Tak ada cara lain selain bergelantungan pada tiang-tiang busway (bagi yang tidak tahu harap naik busway). Amalia Siti, dengan tinggi sekitar 1** meter (demi kebaikan teman saya) ternyata mampu meraih tiang-tiang busway tersebut yang diperkirakan berjarak 1** meter (kalau naik busway diukur aja biar tahu) dari lantai busway. Ya, setelah itu kami selama perjalanan mengeluarkan ekspresi bahagia (mungkin karena baru naik busway) dan entah kenapa ekspresi kami sangat mengganggu penumpang lain terutama saya. Lalu dihiasi dengan kicauan para burung-burung di busway yang tak lain adalah TEMAN SAYA yang tak jelas topic, tema, isi, gagasan utama, pokok paragraph, kesimpulan, prolog, pendahuluan, resensi, halaman, daftar isinya. Setelah sampai di Matraman, saya sempat bingung karena orang-orang yang berada di dekat saya merasa was was seolah saya adalah PENCOPET…..DOOONG. Karena bingung saya masuk busway duluan dengan santainya dan ternyata REKAN-REKAN SAYA BELUM MASUK dan akhirnya tertinggallah saya di busway yang penuh sesak manusia itu. Setelah kejadian tidak sengaja itu, kami akhirnya sampai dengan selamat di KOTA tepatnya Jakarta Barat. Dan setelah kami sampai, kami TIDAK MELAKUKAN APA-APA…….DOOONG. Setelah dirasa bosan karena kami TIDAK MELAKUKAN APA-APA, kami memutuskan untuk ke SARINAH. Tahukah anda SARINAH? itu merupakan nama dari salah seorang pembantu Presiden kita, Ir Soekarno. Kami dating dengan tujuan ke PIZZA HUT dan pastinya salah satu orang yang tidak makan adalah orang yang tidak punya duit (Anda bisa tebak sendiri). Setelah kenyang, kami pulang dengan pengalaman berjalan-jalan di JAKARTA dan TIDAK BINGUNG UNTUK PULANG KE RUMAH….DOOOONG.

CATATAN PERJALANAN DEWA (CaPeDe): BERJALAN DI JAKARTA (Bag 1)

Tercatat hari Kamis tanggal 25 Desember 2008, bertepatan hari Natalan di saat pagi hari dimulainya nyanyian burung-burung dengan lagu-lagu Hits Indonesia. Terbangunlah saya dari suara para burung tersebut untuk meng-sms teman saya yang bernama IPAN (RIVANLEE A) untuk menanyakan tentang rencana untuk mengisi hari libur. Yang saya tahu hanyalah kita akan naik busway atau lebih tepatnya BUS TRANSJAKARTA. Dengan semangat yang menggebu-gebu, saya datang ke rumah IPAN dengan sepeda saya yang berwarna biru campur kuning dengan tambahan lumpur becek bekas jatuh di selokan. Akhirnya, setelah sampai ke rumah IPAN, saya lanjutkan untuk berangkat menuju HALTE HARBUN (Harapan Bunda). Sesampainya saya di sana, saya melihat teman saya menunggu dengan wajah yang penuh harapan agar rekan-rekannya yang lain cepat datang. Dengan alasan menunggu LIA dan AGNIYA, saya menunggu di jembatan penyebrangan.
Jam 10.54 semua telah berkumpul dan membayar tiket busway. Setelah melihat yang lain, ada beberapa hal yang saya sadari, yaitu:
1. Semua membawa tas kecuali saya
2. Semua tidak memakai jaket kecuali saya
3. Semua memakai sepatu kecuali saya
4. Semua memakai celana jeans kecuali saya
Ini membuktikan bahwa saya tidak layak dijadikan TRENDSETTER. Akhirnya setelah diabsen, kami menunggu busway untuk kami jajah sementara. Berikut beberapa penjajah yang akan menjajah Busway:
1. Rivanlee A : Pria yang akrab disapa IPAN ini adalah jenis dari orang-orang yang selalu menyombongkan diri dan dia termasuk juga orang-orang yang selalu berekspresi dan berpose di depan kamera. Mau kameranya megapixel atau VGA, yang penting gaya
2. Agniya : Seorang wanita yang ikut dalam organisasi NIDJIHOLIC adalah seorang lulusan SMPN 184 dan sekarang beraktifitas di SMAN 99 di kelas X-B. Mempunyai alergi terhadap orang jelek (terhadap saya).
3. Amalia Siti : Paling senior, tapi tinggi tidak mendukung maka hampir disangka anak SD. Bersekolah di SMAN 81 dan berpengalaman dalam hal menaiki ANGKOT, tapi tidak mahir dalam menaiki busway
4. Andini : Selalu memakai kacamata dan merupakan orang-orang yang RAJIN menunggu atau bisa disebut KERAJINAN.
Para Pendukung :
1. HP nya IPAN : Sengaja ditaruh di luar agar dapat memamerkan HPnya
2. HP nya Andini : Meskipun kameranya VGA, tapi tetap PeDe untuk difoto
3. Coca Cola es : Pengurang rasa dahaga
4. Sambal : Impor dari luar negri berlabel PIZZA HUT
5. Sendok&Garpu : Untuk makan, bukan untuk dimakan
6. HP nya LIA : Selalu digunakan untuk mempotret
7. HP nya AGNIYA : Digunakan pada waktu foto dengan pose lompat
8. HP nya DEWA : Tak berguna, menambah berat bawaan

BERSAMBUNG